Dialog Advokasi Perdagangan

Selasa, 20 February 2024 ditulis oleh KEMENTERIAN PERDAGANGAN


Semarang - Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Suhanto membuka Dialog Advokasi Perdagangan (Trade Advocacy Dialogue/TAD) dengan tema "Kebijakan Trade Remedies Sebagai Upaya Pendukung Usaha Dalam Negeri". Kegiatan tersebut diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, Senin (19 Feb).

Suhanto mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam meningkatkan pengamanan akses pasar produk-produk ekspor Indonesia dan melindungi industri dalam negeri, khususnya dalam meminimalisasi dampak negatif impor. Forum tersebut digelar sebagai upaya mengumpulkan masukan perbaikan agar kebijakan trade remedies di Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan.

Suhanto mengatakan bahwa Kemendag mempunyai Direktorat Pengamanan Perdagangan dan Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) yang bertugas melakukan pengamanan produk dalam negeri dari masuknya produk luar dengan harga yang tidak wajar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama menghadirkan narasumber yaitu Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Kasan; Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara, Dwi Teguh Wibowo; serta dimoderatori oleh Kepala Biro Advokasi Perdagangan, Nugraheni Prasetya Hastuti.

Sedangkan sesi kedua menghadirkan narasumber yaitu Ketua Komite Anti Dumping Indonesia (KADI), Donna Gultom; Ketua Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia, Franciska Simanjutak; Analis Investigasi dan Pengamanan Perdagangan Ahli Utama, Pradnyawati; dan dimoderatori oleh Direktur Fasilitasi Ekspor Impor, Iskandar Panjaitan.

Dialog Advokasi Perdagangan merupakan kegiatan berkelanjutan tahunan yang digelar oleh Kementerian Perdagangan, Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari unsur kementerian/lembaga, pelaku usaha, dan akademisi.

Baca: https://www.kemendag.go.id/berita/foto/dialog-advokasi-perdagangan-kebijakan-trade-remedies-sebagai-upaya-pendukung-usaha-dalam-negeri