, 05 April 2012 - 07:09:16 WIB

KADI Memulai Peninjauan Kembali ( Sunset Review ) Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) Terhadap Impor Baja Lembaran Canai Panas (Hot Rolled Coil/HRC)

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita - Dibaca: 1365 kali

Jakarta, 4 April 2012– Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) telah menerima permohonan dari PT Krakatau Steel (persero), Tbk yang mewakili Industri Dalam Negeri untuk melakukan penyelidikan peninjauan kembali atas produk Baja Lembaran Canai Panas (Hot Rolled Coil/HRC) dengan nomor pos tarif 7208.10.00.00, 7208.08.25.00.00, 7208.26.00.00, 7208.27.00.00, 7208.36.00.00, 7208.37.00.00, 7208.38.00.00, 7208.39.00.00, 7208.90.00.00.
    
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1996 sebagaimana telah diubah menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumpng, Tindakan Imbalan dan Tindakan Pengamanan Perdagangan; dan Keputusan Menperindag Nomor 427/MPP/Kep/10/2000 tentang Komite Anti Dumping Indonesia; serta Keputusan Menperindag Nomor 261/MPP/Kep/9/1996 yang beberapa pasalnya telah diubah; ditambah dengan Keputusan Menperindag Nomor 216/MPP/Kep/7/2001; dan surat KADI Nomor 162/KADI/IV/2012  maka pada hari ini, 4 Aril 2012, Komite Anti Dumping Indonesia telah memulai penyelidikan atas Barang Impor Baja Lembaran Canai Panas (Hot Rolled Coil/HRC) dengan nomor pos tarif 7208.10.00.00, 7208.08.25.00.00, 7208.26.00.00, 7208.27.00.00, 7208.36.00.00, 7208.37.00.00, 7208.38.00.00, 7208.39.00.00, 7208.90.00.00) yang berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (China), India, Russia, Taiwan dan Thailand.

Untuk itu, semua pihak yang berkepentingan (industri dalam negeri, importir di Indonesia, eksportir dan produsen dari Republik Rakyat Tiongkok (China), India, Russia, Taiwan dan Thailand) diberi kesempatan untuk memberikan tambahan informasi, tanggapan atau dengar pendapat (hearing) yang berkaitan dengan penyelidikan barang dumping dan kerugian dimaksud, secara tertulis kepada KADI di Gedung 1 Lantai 9 Kementerian Perdagangan, Jl. M.I. Ridwan Rais No. 5, Jakarta 10110.


Lainnya: